Huggies

Tanda-tanda Awal Proses Persalinan

Setiap persalinan dan kelahiran itu unik, dan ada banyak sekali ragam pengalaman yang bisa diperoleh. Anda tidak dapat memperkirakan secara pasti bagaimana atau kapan proses persalinan Anda akan dimulai.

Waspadai tanda-tanda berikut ini:

Lepasnya Sumbat Lendir (operculum)

Hal ini merupakan pelepasan sumbat lender (operculum), yang menutup pembukaan serviks. Bentuknya bisa berupa gumpalan jelly berwarna merah muda; atau dapat juga berbentuk serangkaian potongan yang lebih kecil; warnyanya bisa saja lebih merah. Sumbat ini ‘lepas’ karena serviks mulai merenggang dan melunak – tetapi ini tidak berarti akan terjadi sesuatu sekarang. Ini dapat berarti proses persalinan akan dimulai kapan saja antara dua jam lagi hingga beberapa hari lagi.

Robeknya selaput atau ‘pecahnya ketuban’

Selaput yang dimaksud adalah kantung air atau kantung ketuban, yang menampung cairan ketuban yang mengelilingi si bayi. Ketika selaput robek, cairan ketuban keluar. Ini dapat terjadi seperti cairan yang tiba-tiba menyembur, tetapi biasanya lebih seperti tetesan perlahan. Panggil bidan Anda atau Rumah Sakit jika Anda mengetahui bahwa ketuban Anda pecah, dan mintalah saran mereka. Mereka mungkin menganjurkan Anda untuk datang – ada resiko infeksi jika ketuban pecah dan bayi menunggu terlalu lama untuk dilahirkan. Juga ada resiko kepala bayi Anda tidak berada di panggul, karena air ketuban juga dapat mendorong tali pusar ke bawah. Kondisi bisa menyebabkan bayi Anda menekannya – dan berarti ada resiko terhadap suplai oksigen bayi. Sebagian besar wanita yang air ketubannya pecah mengalami persalinan normal, dan tidak terlalu lama setelahnya.

Kontraksi

Hitung jumlah dan jarak waktu kontraksi. Jika kontraksi terus mendekat dalam waktu satu atau dua jam, dan berlansung lebih lama dari 40 detik, dan bertambah kuat, kemungkinan besar mereka adalah kontraksi persalinan.

Tanya Jawab

Q: Apa sih kontraksi itu?
A: Rahim merupakan jaringan serat otot yang kompleks. Serat-serat ini berkontraksi dan memendek, untuk menarik serviks dan meningkatkan tekanan ke bawah di bagian atas rahim. Pada saat puncak kontraksi, serat otot ada di saat terpendeknya…. dan selanjutnya mereka relaksasi dan hilanglah kontraksi. Akan tetapi, setiap kontraksi otot menyebabkan otot lebih pendek sedikit dari sebelumnya. Kondisi ini menyebabkan serviks sedikit lebih terbuka dibanding sebelumnya dan bayi bergerak lebih ke bawah.

Q: Apakah kontraksi itu menyakitkan?
A: Ya, bagi hampir semua wanita. Mereka merasa seperti ada yang mengencang secara perlahan-lahan di perut Anda – jika Anda pernah mengalami rasa sakit pra-menstruasi (yang juga merupakan kontraksi rahim), seperti itulah kira-kira rasa sakitnya. Beberapa wanita merasakannya di punggung atau paha mereka.





Expert Tips

from SIDS and Kids

When baby is put to sleep, check that there are no quilts, doonas, duvets, pillows, or cot bumpers in the cot.