Memiliki bayi yang lahir prematur bisa jadi hal yang membuat susah hati. Perasaan orang tua campur aduk antara kaget, penolakan, rasa bersalah, takut, cemas, marah dan tidak berdaya. Bila bayi Anda berada di dalam inkubator maka sedikit sekali peluang terjadinya kontak kulit atau kontak mata. Bayi prematur di ruang neonatal sering dipegang, karena ini adalah bagian dari perawatan medis yang penting, dan bayi sering merasa sentuhan seperti ini mengganggu dan membuat stres. Sentuhan dan teknik memegang bayi yang lembut adalah cara memberikan kasih sayang dan rasa nyaman kepada bayi prematur, serta membantu orang tua agar lebih kenal bayi mereka.
Membangun Ikatan dengan Bayi
Berada di Dekatnya
Secepat mungkin, bicaralah atau bersenandunglah kepada bayi. Bayi merasa aman mendengar suara orang tuanya – khususnya suara mama. Bukti menunjukkan bahwa saat baru berusia beberapa hari, bayi prematur menoleh ke arah suara mamanya dibandingkan suara orang asing. Bahkan jika bayi tampaknya tidak memberi respon, ia akan merasa nyaman dan tentram dengan suara Anda. Ini sangat membantu kesehatannya dan proses membangun ikatan bila bayi berada di dalam inkubator.
Sentuhan Di Tempat
Bayi premature tidak boleh dipijat pada awalnya. Orang tua harus menggunakan satu teknik yang disebut sentuhan diam (still touch) atau tangan bertumpu. Teknik ini adalah sentuhan lembut dengan meletakkan seluruh telapak tangan pada suatu area di tubuh bayi, dimana Anda merasa nyaman untuk menyentuhnya, seperti punggung, kepala, lengan atau kaki. Sentuhan ini mungkin menjadi kesempatan pertama Anda untuk dekat dengan bayi. Inilah kesempatan Anda memberikan kasih sayang padanya. Pilih waktu ketika bayi bangun, tenang dan terjaga. Letakkan satu atau dua tangan di area yang dipilih dan sebelum melakukannya, bertanyalah kepada bayi apakah Anda boleh menyentuhnya.
Mengamati Reaksi
Amati bayi Anda untuk mengukur reaksinya terhadap sentuhan. Melalui aksi dan ekspresi wajah, bayi akan menunjukkan apakah ia menikmatinya, dan ini membantu Anda mengetahui tingkat sentuhan yang dapat diterimanya saat ini. Amati terus tanda-tanda stres dan penolakan. Tanda-tanda ini menunjukkan bahwa dia terlalu banyak menerima stimulasi, lelah atau tidak senang. Berhentilah ketika Anda melihat tanda bahwa bayi telah merasa cukup. Anda dapat mencoba lagi ketika bayi bangun, tenang dan terjaga. Bicaralah kepada perawat dan staf medis sebelumnya mengenai apa yang akan Anda lakukan.
Memulai Pijatan
Hal penting adalah menunggu bayi siap untuk dipijat sebelum Anda melanjutkan dari sentuhan diam. Pijatan dapat dilakukan saat bayi masih di rumah sakit atau Anda dapat menunggu sampai bayi dibawa pulang. Saat Anda melakukannya, mulailah dengan sangat perlahan, dengan satu sentuhan saja setiap kali. Anda bisa duduk di kursi dan memijat bayi di pangkuan. Pastikan sentuhan saat memijat lebih kecil dan lebih lembut daripada sentuhan ketika memijat bayi lahir normal. Misalnya, gunakan dua atau tiga jari dan bukan seluruh tangan. Sentuhan harus lembut tapi mantap – sentuhan terlalu ringan justru tidak nyaman dan memberi stimulasi berlebihan. Sebelum mulai, gosok-gosok tangan yang diberi sedikit minyak agar hangat. Untuk setiap anggota tubuh baru, mulailah dengan meletakkan tangan di area tersebut dan tanyakan kepada bayi apakah Anda boleh memijatnya. Setelah setiap sentuhan, berhenti dan amati reaksinya. Perhatikan tanda stres dan penolakan. Bila bayi menangis, gunakan sentuhan diam untuk memberi rasa nyaman dan aman. Jika Anda merespon tanda-tanda yang ditunjukkan bayi dan mulai sedikit demi sedikit, program pemijatan akan berkembang dan bayi mulai menikmatinya.
Kapan Tidak Boleh Memijat
Pemijatan atau teknik sentuhan dapat digunakan untuk sebagian besar bayi prematur agar mereka tenang dan santai. Namun, ketika menyentuh, Anda perlu mengamati reaksinya terutama jika bayi berada di dalam inkubator. Segera berhenti memijat bila:
- Warna bayi berubah
- Bayi muntah
- Napas bayi menjadi lebih cepat atau berhenti
- Ototnya menjadi tegang
- Denyut nadinya meningkat atau melemah
Bila terjadi hal di atas, segera beritahu staf medis atau perawat atau kontak dokter Anda.
Pijatan Pertama
Pijatlah bayi di pangkuan ketika ia cukup sehat. Mulai dengan memijat bagian tubuh dimana Anda merasa paling nyaman untuk disentuh dan menurut Anda paling disukai bayi. Gunakan dua atau tiga jari untuk memijat bayi prematur dengan pijatan mantap tapi lembut. Amati bayi dan ukur reaksinya terhadap setiap sentuhan.
Menghindari Stimulasi Berlebihan
Tanda Stres dan Tanda Penolakan
Hal penting adalah Anda tidak menstimulasi bayi secara berlebihan dengan sentuhan dan pijatan. Amati bayi selama memberi sentuhan diam atau memijat dan perhatikan kapan bayi merasa cukup. Bayi memiliki cara memberitahu Anda kalau ia stres karena dipijat dengan menggunakan tanda ’stres’ atau tanda ’penolakan’ bila ia ingin pijatan berhenti, sehingga ia bisa istirahat atau tidur misalnya. Tanda-tanda tersebut adalah:
- Menguap, bersin
- Cegukan
- Menghindari kontak mata
- Mengangkat tangan atau membawa tangan ke depan wajah
- Denyut jantungnya meningkat atau melemah
- Bernapas terlalu cepat
- Tidak bernapas untuk beberapa saat
Amati apakah bayi Anda cenderung menunjukkan tanda-tanda tertentu untuk stres atau penolakan, dibandingkan tanda-tanda lain. Belajarlah mengenali komunikasi ini dari bayi dan memberikan respon. Dengan melakukannya, Anda akan meningkatkan kondisinya (dengan memberikan apa yang dibutuhkannya pada saat itu) dan hubungan Anda dengannya, karena bayi sadar Anda memperhatikan dan memenuhi kebutuhannya.
Memegang dengan Lembut
Memegang tangan, lengan atau kaki bayi merupakan interaksi fisik yang ideal untuk bayi premature. Genggam perlahan tangan atau tungkai dan terus genggam selama bayi merasa senang dengan sentuhan ini. Komunikasi lembut ini memberitahu bayi bahwa Anda peduli padanya dan memberikan kasih sayang serta rasa aman.
Membatasi Stimulasi
Walaupun idealnya bagus untuk berbicara atau bersenandung kepada bayi, melakukan kontak mata dan menyentuhnya sekaligus, mungkin bayi hanya mampu menerima satu bentuk stimulasi saja pada suatu saat, terutama pada hari-hari atau minggu-minggu pertama. Mulailah dengan membatasi jumlah stimulasi kepadanya pada satu saat. Anda dapat berbicara atau melakukan kontak mata. Jika ia kelihatan senang, lanjutkan melakukan sentuhan diam sambil terus mengamati reaksinya. Kemudian lanjutkan perlahan ke pemijatan. Amati lingkungan bayi – apakah inderanya terlalu distimulasi oleh keadaan sekitar? Apakah kamar terlalu bising atau terang? Bila bayi berada di dalam inkubator, tutupi sebagian inkubator dengan handuk untuk membatasi jumlah cahaya yang mengenainya. Ketika bising dikurangi dan pencahayaan diredupkan, mungkin bayi lebih dapat menerima interaksi dengan Anda.
Manfaat Pemijatan dan Sentuhan Diam untuk Bayi Prematur
Mungkin manfaat terpenting dari sentuhan diam dan pemijatan bagi bayi prematur adalah kegiatan ini membantu membangun ikatan Anda dan bayi. Hal ini sangat menolong jika setelah lahir, bayi menjalani hari-hari pertamanya di dalam inkubator. Anda dapat memberikan kasih sayang, menentramkan dan menenangkannya melalui suara dan sentuhan lembut Anda. Pemijatan juga dapat:
- Memberi efek menenangkan dan santai
- Membantu menambah berat badan
- Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan
- Meningkatkan kemampuan respon
- Memperbaiki pencernaan dan metabolisme
- Mengurangai rasa sakit dengan menstimulasi produksi endorphin, obat penghilang sakit alami di dalam tubuh.
Sentuhan Kasih Sayang
Bila bayi Anda tidak berespon positif terhadap pemijatan, ada cara-cara lain memberikan kasih sayang dan kenyamanan. Pelukan dan kata-kata lembut membuat Anda berdua semakin dekat.
informasi ini diperoleh atas ijin dari Baby Massage oleh Dr Alan Heath dan Nicki Bainbridge.