Memijat bayi baru lahir Anda merupakan cara indah untuk mengenalnya – ekpresi dan reaksinya terhadap sentuhan, lekuk tubuhnya, jari tangan dan kaki mungilnya. Anda akan melihat bahwa saat-saat khusus penuh sentuhan kasih ini menjadi saat yang dinantikan dan dinikmati bayi. Pijatan membantu bayi mencapai ‘kondisi tenang-terjaga’ dimana ia menjadi tenang, menerima dan ingin kontak mata dengan Anda, yang menciptakan perasaan kedekatan nan indah diantara Anda berdua. Mungkin bayi tidak tersenyum tapi ada perasaan kedekatan yang nyata. Interaksi sosial ini meningkatkan hubungan awal antara Anda berdua dan memberi landasan kuat untuk masa depan.
Catatan: Jika bayi baru lahir mengijinkan Anda memijat kepalanya, berhati-hatilah dengan fontanellenya.
Memperkenalkan Pijatan
Kapan Mulai
Memijat bayi dapat dimulai pada hari bayi lahir seperti pada kebudayaan tertentu, dimana memijat bayi adalah tradisi. Jika Anda merasa yakin dan siap memijat beberapa hari setelah bayi lahir, lakukanlah. Pastikan Anda tidak menyentuh daerah perut sampai sisa tali pusarnya lepas. Biasanya ini terjadi empat sampai tujuh hari setelah kelahiran.
Mengenakan Pakaian dan Mendudukkan
Beberapa orang tua awalnya memilih tidak melepaskan pakaian bayi saat memijat sampai orang tua dan anak sama-sama terbiasa. Dalam hal ini, bayi dapat memakai rompi atau baju kodok. Seperti bayi dewasa, bayi baru lahir dapat dipijat di lantai, tapi pada awalnya Anda mungkin menemukan bahwa bayi merasa lebih nyaman dan aman dipijat di pangkuan. Anda dapat duduk di kursi yang nyaman atau di lantai. Letakkan handuk di pangkuan agar bayi lebih nyaman. Bila Anda melakukannya di lantai, bersandarlah ke dinding untuk membantu punggung Anda tegak.
Menciptakan Sebuah Rutinitas
Pemijatan bayi sangat bermanfaat bagi bayi bila kegiatan ini menjadi bagian perawatan rutin sehari-hari. Jangan khawatir jika Anda tidak dapat melakukannya setiap hari. Memijat bayi minimal tiga kali seminggu tetap memiliki efek positif. Ketika memperkenalkan rutinitas pijat, mulai dengan beberapa sentuhan saja dan perlahan menuju pijatan menyeluruh dalam waktu tiga sampai empat minggu. Awali dengan sesi singkat selama lima menit menggunakan pijatan panjang dan melunceru (effleurage). Pijat dengan mantap dan perlahan. Amati reaksi bayi. Ia akan memberitahu Anda apa yang ia sukai dan tidak. Saat Anda berdua sudah semakin percaya diri, lepaskan pakaian bayi dan pijat menggunakan minyak. Secara bertahap, tambah pijatan sampai rutinitas ini berubah menjadi pijatan ke seluruh tubuh selama 15-20 menit, diakhiri dengan peregangan.
Menambah Pijatan
Ada dua cara menambah pijatan pada rutinitas Anda:
- Pijatlah setiap bagian tubuh – bagian depan, belakang, kepala dan wajah – memasukkan lebih banyak sentuhan ke setiap bagian setiap kali sampai Anda telah menggunakan seluruh teknik.
- Mulai di bagian depan tubuh, pindah ke belakang, kepala dan wajah lalu tambahkan peregangan.
Sentuhan Ringan
Awalnya Anda mungkin memilih menggunakan pijatan ringan dan perlahan agar Anda dan bayi terbiasa dengan sentuhan dan pijatan. Gunakan kedua tangan secara bergantian untuk membuat pijatan pelan, ringan dan berirama, dengan ujung jari di lengan dan kakinya. Amati reaksi bayi terhadap sentuhan ini. Beberapa bayi lebih menyukai pijatan yang mantap saat pertama dipijat.
Pijatan Effleurage
Pijatan effleurage yang kencang dan mantap terasa meyakinkan bagi bayi. Gunakan seluruh telapak tangan dan jari untuk memijat daerah perut, lengan, kaki dan punggung. Pastikan satu tangan selalu menyentuh bayi. Sebelum mulai memijat bagian tubuh manapun, letakkan kedua tangan di bagian tersebut dan tanyakan kepada bayi apakah Anda bisa mulai memijat. Selalu amati reaksinya terhadap pijatan dan berikan respon yang sesuai.
Bila Bayi Tidak Menyukainya
Ada bayi yang langsung menikmati pijatan; bayi lain butuh beberapa hari untuk terbiasa dengan. Memijat pada hari-hari berurutan dapat membantu, sama seperti memijat bayi saat ia berada dalam kondisi tenang-terjaga. Agar bayi merasa aman, letakkan handuk yang digulung di sekeliling kepalanya dari telinga satu ke telinga lain. Jika ia kelihatan tidak senang atau menangis, lakukan sentuhan diam pada daerah yang dipijat untuk menenangkannya. Bila ia tenang, Anda dapat melanjutkan atau mencoba pijatan lain. Jika tidak, berhentilah, bungkus bayi dengan handuk, angkat dan peluklah dia agar merasa aman. Kembali lakukan pijatan bila ia sudah lebih santai, atau coba lagi esok hari.
Informasi ini diperoleh atas ijin dari Baby Massage oleh Dr Alan Heath dan Nicki Bainbridge.