Tabel rujukan mengenai penyakit yang sering timbul di masa kanak-kanak yang kami sediakan akan membantu Anda memutuskan tindakan terbaik untuk si kecil yang sedang sakit.
Penyakit |
Gejala |
Tindakan |
Bronchiolitis
- Biasanya terjadi pada bayi di 12 bulan pertama.
- Infeksi pernapasan oleh virus.
- Saluran udara meradang dan dipenuhi lendir dan mempengaruhi fungsi paru.
- Menular melalui batuk, bersin dan kontak langsung (misalnya tisu).
|
- Hidung yang berair, bersin dan demam.
- Batuk berkembang selama dua hari.
- Berbunyi ketika membuang napas.
- Kesulitan bernapas – napas berat disertai mengembangnya dada melebihi normal.
|
- Kunjungi dokter Anda untuk memperoleh petunjuk.
- Jika bayi Anda mengalami kesulitan bernapas segera cari bantuan medis.
|
Cacar air (Virus Varicella-zoster)
- Sangat menular
- Menular melalui kontak langsung dengan orang atau luka atau cipratan dari batuk atau bersin.
- Periode penularan dari 2 hari sebelum timbulnya ruam sampai semua bintik mengering.
- Masa inkubasi 10-21 hari setelah terpapar.
- Hindari kontak dengan wanita hamil.
|
- Demam, sakit tenggorokan dan sakit kepala.
- Kulit gatal-gatal di seluruh tubuh.
- Ruam- bintik-bintik kecil dikelilingi oleh daerah berwarna merah muda.
- Bentol akan pecah dan membentuk koreng (sekitar 5 hari setelah timbul).
- Bentol bisa muncul di mulut.
|
Atasi gejalanya:
- Berikan paracetamol /ibuprofen
- Mandi air dingin
- Dikompres kain dingin
- Krim topikal (dapatkan informasi dari apoteker Anda). Komplikasi bisa terjadi – temui dokter jika Anda merasa khawatir.
|
Batuk Pilek Biasa
- Infeksi saluran pernapasan atas
- Bersin dan batuk
- Kontak langsung
- Menular hingga hilangnya gejala
|
Sebagian atau semua dari di bawah ini:
- Hidung tersumbat atau berair
- Bersin
- Tenggorokan sakit
- Batuk
- Sakit kepala
- Demam
|
Atasi gejalanya:
- Minum banyak cairan
- Berikan paracetamol/ibuprofen
- Gunakan semprotan atau tetes hidung. Minta saran dari apoteker Anda.
Kunjungi dokter jika:
- Demam tinggi yang berkelanjutan
- Kesulitan bernapas
- Sakit kepala yang parah
- Leher kaku
- Lesu
|
Conjunctivitis
- Inflamasi selaput mata.
- Sangat menular dan ditularkan melalui kontak tangan ke mata atau melalui bahan pakaian.
- Masa inkubasi dari beberapa hari sampai seminggu.
|
- Kotoran mata, berwarna putih atau kuning.
- Mata bisa tertutup ketika bangun tidur.
- Mata gatal dan iritasi.
- Tampak adanya titik darah.
|
- Cari pendapat medis; tetes antibiotik mungkin diperlukan.
- Gunakan kain steril atau bulatan kapas baru yang telah dibasahi dengan cairan garam (saline) dan basuh mata dari luar menuju ke hidung.
- Cuci tangan Anda setiap sehabis perawatan ini.
- Jangan berbagi handuk atau pakaian ketika kotoran mata masih keluar.
|
Sembelit
- Bayi yang memperoleh ASI jarang mengalami sembelit- normal saja bila buang air besar terjadi setelah 7-10 hari.
- Biasanya terjadi pada bayi yang minum susu formula.
- Anak yang lebih besar bisa mengalami sembelit setelah pengenalan makanan baru karena tubuh beradaptasi dengannya.
|
- Jarang buang air besar
- Kesulitan buang air besar
- Pup yang keras dan berbutir-butir
- Rasa sakit ketika mengeluarkan pup dan terkadang keluar darah dari dubur.
|
- Perbanyak minum cairan
- Mandi air hangat
- Naikkan kaki dan gerakkan naik turun secara perlahan.
- Perbanyak makanan berserat (anak yang lebih besar)
- Berolahraga secara rutin
- Duduklah di toilet tanpa tekanan atau batasan waktu
- Pijat daerah perut
- Jika masalah ini sering terjadi, tanyakan dokter Anda
|
Batuk
- Biasanya merupakan bagian dari atau terjadi setelah ISPA.
- Menular sampai gejalanya hilang.
|
- Batuk bisa kering atau mengeluarkan dahak.
- Hampir sama dengan batuk pilek biasa.
- Perhatikan gejala batuk rejan, sesak napas, bronchiolitis atau pneumonia.
|
- Perbanyak minum cairan
- Jika terjadi infeksi bakteri; antibiotik bisa diberikan.
- Kunjungi dokter Anda jika gejala terus berlangsung atau jika anda merasa khawatir.
|
Kepala Bersisik
- Sekresi berminyak dari kulit kepala.
|
- Lapisan luar atau sisik berwarna kuning di kulit kepala.
- Bisa berbau kurang enak.
|
- Lembutkan kulit bersisik dengan pelembab ringan atau minyak.
- Biarkan semalam dan bilas. Mungkin kulit bersisik perlu dilepaskan dengan cara mengusapnya atau dengan menggunakan sisir berjari halus.
|
Croup
- Penyakit yang disebabkan oleh virus, menyebabkan radang pada saluran pernapasan bagian atas.
- Biasanya terjadi pada anak kecil dan bayi.
- Saluran udara menjadi bengkak dan menyempit.
- Ditularkan melalui batuk dan bersin.
- Puncak gejala terjadi pada hari kedua atau ketiga.
|
- Gejala awal seperti batuk pilek biasa
- Batuk yang keras (terdengar seperti anjing laut).
- Suara serak.
- Napas berisik.
- Gejalanya biasanya makin parah di malam hari.
Gejala berat termasuk:
- Kesulitan bernapas
- Demam tinggi dan berliur.
|
- Penanganan pertama adalah menempatkan anak di dalam ruangan beruap. Buka keran air panas di kamar mandi. Hati-hati terlalu panas.
- Hubungi dokter jika Anda menduga anak Anda terserang croup.
- Jika serangannya parah hubungi ambulans.
- Bila dapat, tidurlah di dekat anak Anda.
|
Dehidrasi
- Dapat terjadi sangat cepat pada bayi karena muntah berkali-kali, diare, serangan panas atau kepanasan.
|
- Lesu dan tak bergairah.
- Mata dan fontanelle akan terlihat cekung.
- Pengeluaran urin berkurang.
- Kulit akan meninggalkan bekas setelah dicubit.
- Bibir kering dan kehausan meningkat.
|
- Segera cari pertolongan medis.
- Usahakan untuk mempertahankan atau meningkatkan masuknya cairan untuk menghindari terjadinya dehidrasi.
- Berikan larutan elektrolit.
|
Diare
- Infeksi virus atau bakteri yang dapat ditularkan melalui kontak tangan ke tangan.
|
- Kram dan sakit perut.
- Buang air besar encer dan muncrat.
- Sering buang air besar encer.
- Pup bisa berwarna lain.
- Kemungkinan dehidrasi.
|
- Cari pendapat medis.
- Rajinlah mencuci tangan untuk mencegah menyebarnya infeksi.
- Lanjutkan menyusui dan pertahankan jumlah cairan yang masuk.
- Berikan elektrolit pada anak yang sudah lebih besar.
|
Infeksi telinga
- Biasanya infeksi virus dan kadang-kadang diikuti infeksi bakteri.
- Sering terjadi setelah batuk pilek (ISPA).
- Radang pada selaput telinga bagian tengah.
|
- Sakit telinga
- Demam
- Iritasi
- Kehilangan selera makan.
|
- Minta saran dari dokter Anda.
- Antibiotik hanya berguna bila infeksinya berasal dari bakteri.
- Atasi gejalanya.
- Paracetamol atau ibuprofen bisa membantu.
- Kompres hangat pada telinga.
|
Kejang
- Hal ini terjadi pada sebagian kecil bayi dan dapat terjadi karena naiknya temperatur dengan tiba-tiba.
|
- Kehilangan kesadaran dan kewaspadaan.
- Badan menjadi kaku atau terkulai.
- Badan mulai mengejang atau menyentak.
- Anak Anda mungkin mengalami disorientasi atau mengantuk setelah serangan berakhir.
|
Reaksi pertama Anda:
- Pindahkan semua yang dapat menyebabkan cedera.
- Tetaplah bersama si kecil.
- Ubah posisinya menjadi posisi pertolongan pertama (recovery position).
- Cari bantuan medis.
Hubungi ambulans jika:
- Anak Anda kesulitan bernapas.
- Tetap tidak sadar setelah serangan berakhir.
- Jika serangan terjadi lebih dari 5 menit.
- Jika anak Anda terserang kedua kalinya setelah yang pertama.
|
Demam
- Mungkin disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri.
- Bayi kecil dapat terserang demam karena kepanasan.
- Kadangkala terjadi setelah imunisasi rutin.
|
- Bayi anda dikatakan terkena demam bila temperaturnya di atas 37,5°C.
- Temperatur tinggi bila berada di atas 39°C.
- Bayi terasa panas ketika disentuh.
- Bayi menggigil atau merasa sangat panas.
- Naiknya temperatur dengan tiba-tiba atau demam tinggi dalam waktu lama bisa menyebabkan kejang.
|
- Atasi gejala dengan paracetamol atau ibuprofen agar anak Anda merasa nyaman.
- Buka lapisan pakaian yang berlebihan.
- Mandikan dengan spons/kain hangat (air hendaknya sekitar 37°C)
- Tingkatkan minum cairan.
Cari bantuan medis jika
- Bayi baru lahir Anda demam.
- Demam tinggi atau,
- Kesulitan bernapas atau,
- Lesu atau tidak responsif atau,
- Ada ruam
- Anda kuatir.
|
Flu (Influenza)
- Bersin batuk
- Kontak langsung
- Menular sampai gejala hilang.
|
Gejala termasuk:
- Demam tinggi
- Menggigil dan berkeringat
- Sakit kepala
- Lemah dan lelah
- Sakit persendian
- Kehilangan selera makan
- Batuk berdahak.
|
Atasi gejalanya:
- Banyak minum cairan
- Berikan paracetamol/ibuprofen
- Semprotan atau tetes hidung. Minta saran apoteker Anda
Hubungi dokter Anda jika:
- Demam tinggi berkelanjutan.
- Kesulitan bernapas.
- Sakit kepala parah.
- Leher kaku.
- Lesu.
- Anda merasa cemas.
|
Gastroenteritis
- Bisa berupa infeksi virus atau bakteri.
- Bisa menjadi penyakit yang berbahaya bagi bayi kecil karena dehidrasi.
|
- Muntah dan diare.
- Sakit dan kram perut.
- Demam.
- Bisa terjadi dehidrasi.
- Ada darah di pup.
|
- Teruskan menyusui dan berikan air tambahan atau larutan elektrolit.
- Ganti susu formula dengan air atau larutan elektrolit sampai muntah berhenti.
Cari bantuan medis jika:
- Gejala bertahan lebih dari 24 jam.
- Anda menduga terjadi dehidrasi.
- Anda merasa cemas.
- Rajinlah mencuci tangan.
|
Impetigo (School sores)
- Infeksi kulit oleh bakteri.
- Sangat menular melalui kontak langsung sampai luka mengering sepenuhnya (sekitar 3-5 hari).
- Biasanya bakteri masuk ke kulit melalui luka, gigitan serangga atau luka lainnya.
|
- Mulai dengan bintik-bintik kecil.
- Luka ini pecah dan menimbulkan koreng.
|
- Bicarakan dengan dokter Anda.
- Seringkali diresepkan antibiotik salep dan obat.
- Tutupi luka basah dengan perban yang tidak lengket.
- Rajinlah mencuci tangan.
- Cuci sprei, sarung bantal, selimut dan pakaian tiap hari.
|
Influenza
- Infeksi virus yang menyebar melalui batuk dan bersin dari orang yang terinfeksi.
- Gejala muncul 1-3 hari setelah terpapar.
|
- Demam
- Batuk (kering atau berdahak)
- Sakit di otot dan persendian
- Lemah dan lesu
- Sakit kepala
- Kehilangan selera.
- Gejala berakhir antara 7-10 hari.
- Dehidrasi terjadi dengan cepat
|
- Atasi gejala dengan paracetamol atau ibuprofen untuk membuat anak Anda merasa nyaman.
- Tingkatkan minum cairan.
- Perhatikan gejala adanya infeksi sekunder – demam berulang, sakit telinga, pneumonia.
- Rajinlah mencuci tangan.
- Hubungi dokter Anda jika anak Anda tidak mengalami kemajuan atau jika Anda merasa cemas.
|
Meningococcal Meningitis
- Sangat menular
- Infeksi bakteri akut
- Bisa mengancam jiwa
- Radang sumsum tulang belakang dan otak
- Diikuti oleh septicemia (keracunan darah)
- Ditularkan melalui batuk, bersin, ciuman, berbagi makanan dan minuman.
|
Tidak semua gejala ini timbul:
- Sakit kepala parah
- Demam (yang mungkin tidak bisa diturunkan dengan paracetamol)
- Menangis dengan suara tinggi
- Kelelahan, mengantuk, lesu
- Leher yang kaku atau sakit
- Sensitif pada cahaya
- Fontanelle menonjol
- Kejang.
Gejala-gejala yang lebih serius:
- Muntah
- Tangan dan kaki yang dingin
- Menggigil kedinginan
- Sakit atau nyeri sekali pada otot, sendi, dada atau perut
- Bernapas cepat sekali
- Diare
- Pada tahap lanjut, ruam yang seperti tusukan peniti atau memar berwarna ungu
|
- Segera cari bantuan medis
- Jika Anda menduga adanya meningococcal meningitis minta penanganan segera
- Vaksinasi tersedia sebagai bagian dari imunisasi rutin
Pencegahannya:
- Hindari pemakaian bersama gelas dan perlengkapan makan dan sikat gigi
- Bayi dan batita hendaknya dilarang memakai mainan yang ada air liurnya.
- Tidak berbagi empeng atau membiarkan orang lain memasukkan ke mulutnya untuk membersihkan.
|
Molluscum contagiosum
- Infeksi virus
- Sangat menular melalui kontak dengan air yang dipakai bersama (bak mandi atau kolam renang).
|
- Bintik-bintik kecil yang timbul, tampak seperti kutil. Bintik-bintik ini akan ada selama 3-6 bulan.
|
- Tidak ada penanganan khusus karena mereka akan hilang dengan sendirinya.
- Hubungi dokter Anda untuk konfirmasi.
|
Ruam virus non-spesifik
- Disebabkan oleh infeksi virus.
|
- Biasanya terlihat seperti ruam merah di sekujur tubuh.
- Biasanya hanya berlangsung beberapa hari.
- Mungkin dibarengi oleh gejala-gejala yang lain.
|
- Konfirmasi dengan dokter anda.
|
Pneumococcal Meningitis
- Infeksi bakteri yang ditularkan melalui bersin, batuk dan transfer air liur
- Vaksinasi dapat membantu mencegah resiko infeksi. Lihat Tabel Imunisasi kami.
|
Anak Anda dapat menunjukkan sebagian atau semua dari gejala di bawah ini:
- Demam
- Tangisan bersuara tinggi pada bayi
- Sensitif pada sinar terang
- Muntah
- Sakit kepala
- Leher yang kaku
- Fontanelle yang menonjol pada bayi
- Sakit pada sendi dan/atau otot
- Iritasi
- Mengantuk/tidak fokus
- Kehilangan kesadaran
|
- Segera cari perawatan medis
|
Roseola
|
- Demam tinggi sekitar 3 hari
- Kehilangan selera makan.
- Pembengkakan kelenjar limfatik di leher
- Diikuti oleh ruam (bintik merah muda/merah) di sekujur badan.
|
- Hubungi dokter anda untuk konfirmasi mengenai ruam.
- Atasi gejala dengan paracetamol/ibuprofen dan spons dingin.
- Tingkatkan asupan cairan
|
Rubella (German Measles)
- Infeksi virus
- Akibat serius pada janin yang sedang berkembang bisa terjadi jika ibu hamil terkena kontak dengan rubella.
- Sangat menular melalui batuk atau bersin atau kontak langsung.
- Masa infeksi adalah 7 hari sebelum keluarnya ruam hingga sampai 7 hari setelahnya.
- Masa inkubasi 15-20 hari.
|
- Demam ringan
- Ruam ringan pada badan, leher dan wajah.
- Sakit persendian
- Kelenjar yang bengkak
- Sakit kepala, batuk, pilek.
|
Vaksinasi tersedia untuk mencegah penyakit ini sebagai bagian dari imunisasi rutin.
- Buat bayi merasa lebih nyaman dengan paracetamol/ibuprofen.
- Tingkatkan asupan cairan.
|
Cacing benang (Threadworm)
- Gangguan parasit.
- Dikenal juga sebagai cacing jarum (pinworm).
- Infeksi terjadi setelah termakan telur cacing ini.
- Telur cacing dapat bertahan di luar tubuh sampai 14 hari, biasanya pada kotoran atau debu.
|
- Pantat gatal.
- Kehilangan selera makan atau rewel pada saat makan.
- Cacing dapat dilihat pada pup atau dari anus di malam hari.
|
- Cari penanganan medis
- Rajinlah mencuci tangan.
|
Keputihan (Thrush)
- Infeksi jamur.
- Disebabkan oleh pertumbuhan abnormal dari jamur Candida albicans.
- Infeksi dapat ditularkan melalui kontak langsung.
|
Keputihan di mulut:
- Luka di dalam mulut.
- Timbulnya nanah yang berbentuk seperti keju putih dari mulut.
Ruam kulit:
- Sering terjadi di daerah sekitar popok dan lipatan kulit di dekatnya.
- Ruam merah yang meradang
- Mungkin timbul bintik putih (pustules)
|
Cari penanganan medis.
Keputihan di mulut:
- Tetes atau gel anti jamur dengan resep dokter
- Payudara anda mungkin terinfeksi juga, jadi perlu ditangani.
- Dot dari botol mungkin perlu dibuang atau disterilisasi.
Ruam kulit:
- Dokter Anda akan memberi krim anti jamur. Ikuti petunjuknya.
- Sekali-sekali biarkan bayi tanpa popok.
- Gunakan popok yang menyerap urin sehingga tidak menempel di kulit bayi.
|
Infeksi saluran kemih
- Infeksi bakteri.
- Lebih sering terjadi pada perempuan.
- Infeksi yang tak ditangani bisa menyebabkan kerusakan ginjal.
- Untuk mencegah infeksi selalu lap dari depan ke belakang pada saat penggantian popok.
|
- Demam tinggi yang tak jelas sebabnya.
- Meningkatnya pengeluaran urin.
- Rasa sakit atau terbakar pada saat buang air kecil.
- Bau menyengat.
- Anak yang lebih besar bisa mengalami kecelakaan di siang dan malam hari.
- Hanya dapat dikonfirmasi dengan analisis urin.
|
- Cari penanganan medis.
- Perlu dilakukan pengambilan sampel urin.
- Mungkin diperlukan antibiotik.
- Tingkatkan asupan cairan.
- Investigasi lebih lanjut mungkin diperlukan.
|
Muntah
- Biasanya disebabkan oleh infeksi virus.
- Masalah utama bagi bayi atau anak yang menderita muntah-muntah adalah dehidrasi.
|
- Keram perut yang diikuti oleh muntah-muntah.
- Sering dibarengi dengan diare.
Gejala lebih serius yang membutuhkan penanganan medis segera:
- Muntah setelah cedera di kepala
- Muntah berwana kuning muda atau hijau
- Muntahan berisi darah
- Sakit perut yang terus-menerus
- Demam tinggi
- Ada tanda-tanda dehidrasi.
|
- Lanjutkan menyusui dan berikan air tambahan atau larutan elektrolit.
- Ganti susu formula dengan air atau larutan elektrolit sampai muntah berhenti.
Cari penanganan medis jika:
- Gejala berlangsung lebih dari 24 jam.
- Anak Anda tidak dapat menahan cairan jernih.
- Anda menduga terjadinya dehidrasi.
- Anda merasa khawatir.
- Rajinlah mencuci tangan.
|
Batuk Rejan (Pertussis)
- Infeksi bakteri
- Sangat menular pada anak yang tak diimunisasi.
- Menyebar melalui bersin, batuk dan kontak langsung.
- Periode penularan dari awal timbul gejala hingga saat gejala tidak tampak lagi (sampai 3 bulan).
- Masa inkubasi 5-15 hari setelah kontak dengan orang yang terinfeksi.
|
- Gejala pertama mirip seperti batuk pilek biasa.
- Batuk timbul, dimana anak terkena kejang batuk yang berlangsung semenit atau lebih.
- Bunyi “keras” yang khas ketika anak menarik napas.
- Kesulitan bernapas.
- Wajah memerah atau membiru.
- Muntah setelah terkena serangan.
- Bisa saja tidak tampak gejala lain di antara serangan.
|
- Cari bantuan medis
- Dianjurkan untuk melakukan pencegahan melalui imunisasi rutin.
|
| |
|
|