Semua bayi menelan sedikit udara ketika mereka minum susu. Udara ini berkumpul di perut, menyebabkan bayi merasa kenyang bahkan ketika dia belum selesai minum.
Menangis berlebihan, menghisap dengan cepat ketika menyusu atau menghisap udara ketika susu tidak memenuhi ruang dot juga dapat menyebabkan penumpukan udara berlebihan di dalam perut.
Anda harus menyendawakan bayi Anda bila Anda menyusui atau memberikan susu botol.
Bersendawa membantu bayi mengurangi ketidaknyamanan yang dirasakannya setelah minum karena udara dikeluarkan dari perut. Anak Anda dapat minum susu sejumlah yang diperlukannya. Yang terpenting, bayi yang merasa nyaman akan merasa senang dan bisa bermain dan beristirahat dengan lebih baik.
Lazim bagi bayi untuk mengeluarkan gumoh (susu yang telah sedikit dicerna) dalam jumlah kecil dari yang diminumnya. Hal ini terjadi ketika bayi yang lapar menelan udara terlalu banyak. Bersendawa akan membantunya mengeluarkan udara ini dari perut.
Secara umum, bayi yang menyusu menelan lebih sedikit udara dibandingkan dengan bayi yang minum dari botol karena mulut bayi cenderung melekat sepenuhnya ke payudara ibu. Dengan begitu, bayi memperoleh aliran susu yang konstan ketika dia menghisap dengan kecepatan yang sesuai baginya, sampai dia merasa kenyang.
Untuk menyendawakan bayi Anda, Anda bisa menggunakan beberapa posisi berikut:
- Gendonglah dia dengan tegak dan kepalanya bertopang pada bahu Anda
- Tempatkan bayi Anda dalam posisi duduk di atas pangkuan Anda
Untuk menghindari ketidaknyamanan bagi bayi Anda, sendawakan dia di tengah-tengah minum dan di akhir minum. Bila dia menangis berlebihan, usahakan untuk menyendawakannya sebelum minum sehingga dia bisa minum dengan baik.
Informasi ini dipersembahkan oleh KK Hospital – Rumah Sakit Ibu dan Anak terkemuka di Singapura. Kunjungi www.kkh.com.sg untuk informasi lebih lanjut.