Huggies

Bermain Sesuai Gender

Gender Play
  • Apakah anak laki-laki dan perempuan bermain dengan cara yang berbeda?
  • Apakah ada pemisahan gender dalam cara bermain anak-anak?
  • Apakah memang ada ‘mainan laki-laki’ dan ‘mainan anak perempuan’?
Peneliti gender mengatakan bahwa anak laki-laki dan perempuan memang bermain dengan cara yang agak berbeda dan menunjukkan ketertarikan pada mainan yang berbeda sejak usia dini. Anak laki-laki terlihat lebih aktif ketika bermain, sementara permainan anak perempuan cenderung lebih diam di tempat dan terfokus pada interaksi verbal. Selain itu, permainan anak laki-laki ditandai dengan lebih tingginya tingkat kompetisi dan agresi, sementara permainan anak perempuan lebih banyak mengangkat kreativitas dan pengasuhan. Anak laki-laki lebih tertarik pada permainan di luar ruangan, dan senang bermain dengan mainan kendaraan besar, mainan konstruksi dan alat panjat; anak perempuan lebih memilih puzzle, barang-barang seni, atau bermain dengan boneka.

Anak-anak lebih menyukai bermain dengan sesama gender, hal ini biasanya mulai muncul di usia 2 tahun dan menjadi lebih intensif di usia taman kanak-kanak. Hal ini menimbulkan pertanyaan ... apakah kita sebagai orang tua mengarahkan anak ke arah kegiatan dan mainan yang lebih mendorong perbedaan dalam bermain dan berinteraksi?

Anak laki-laki dan perempuan diperlakukan berbeda sejak lahir. Kita menghias kamar mereka dengan berbeda, memakaikan pakaian yang berbeda, bermain dengan cara yang berbeda (kita biasanya bermain lebih kasar dan berguling-guling ketika bermain dengan anak laki-laki) dan membeli mainan yang berbeda. Penelitian menunjukkan bahwa baik orang tua atau orang yang bukan orang tua cenderung membelikan anak mainan yang memiliki sterotipe gender tertentu, khususnya laki-laki. Anak perempuan punya lebih banyak boneka, rumah boneka, alat musik dan miniatur alat-alat rumah tangga (contohnya setrika, microwave, ceret). Sementara anak laki-laki punya boneka dalam bentuk orang-orangan tokoh pahlawan, kita lebih memilih membelikan alat olahraga, mainan binatang, miniatur bengkel, benteng, dan mainan-mainan bentuk (contoh, balok-balok berbentuk dan puzzle).

Barang-barang seni dan kerajinan tangan biasanya dianggap netral dan dibeli untuk kedua jenis gender.

Jadi apa pengaruh mainan dan permainan yang berbeda ini pada pertumbuhan dan perkembangan anak Anda?

Melalui bermainlah anak-anak belajar tentang dunianya dan memperoleh ketrampilan sosial, intelektual, berbahasa, dan motorik. Bermain konstruktif (seperti membangun dengan balok-balok), sebagai contoh, penting untuk membangun kesadaran spasial dan konsep angka. Bermain sosial dan imajinasi, akan membimbing ke arah perilaku yang mengemong dan kepekaan yang lebih besar terhadap orang lain.

Sebagai orang tua penting sekali agar kita mengenalkan anak-anak pada berbagai jenis pengalaman bermain. Libatkan anak Anda dalam permainan yang ‘maskulin’ dan ‘feminin’, sambil terus memperhatikan minat dan pilihannya. Sambil menyelesaikan menulis kolom ini, saya melihat ke arah anak laki-laki saya, yang sedang berdiri dengan mainan setrikanya, sambil menyetrika seragam sekolah kakak perempuannya, dan memakai sepatu hak tinggi mamanya.

Ditulis oleh Dr Cathrine Neilsen-Hewett dan dipersembahkan untuk kami melalui KiDS Central dan Early Learning Center.




Expert Tips

from Leanne Cooper

Infants and young children require more fluid to digest foods and clear waste by-products. Always have water in sipper cups in handy places and offer regularly.