Huggies

Mainan Untuk Bayi Baru Lahir Dengan Desain Yang Kontras

Infant Toys with High Contrast Designs
Ketika saya mengandung anak pertama, saya ingin melakukan segalanya dengan benar. Selain terobsesi dengan semua yang saya makan dan selalu repot dengan pekerjaan rumah dari kelas melahirkan, saya juga sibuk dengan dekorasi kamar bayi. Saya mengetahui bahwa bayi baru lahir lebih menyukai motif-motif hitam putih – tapi sulit sekali menemukan sprei yang bermotif hitam putih dengan sedikit sentuhan merah!

Kami pada akhirnya memilih tema binatang yang biasanya berwarna pastel dan hanya membatasi warna hitam putih pada mainan dan dekorasi. Akan tetapi saya sangat terkejut dengan besarnya perhatian bayi kami pada benda-benda yang berwarna hitam putih. Parker sangat terpesona dengan poster bermotif catur yang digantungkan di atas meja ganti pakaiannya.

Mengapa desain-desain yang kontras ini sangat menarik untuk bayi? Jawabannya bisa ditemukan pada mata dan otak dari bayi baru lahir.

Apa yang Bisa Dilihat Bayi

Saat lahir, bayi bisa melihat sampai pada jarak 25 cm. Lebih jauh dari itu akan terlihat samar-samar, dan penglihatan warna juga belum berkembang maksimal. Pandangan terus membaik seiring dengan pertumbuhan bayi dan matangnya sel-sel mata. Pada usia 2 bulan, ia mungkin sudah melihat warna merah, jingga, hijau, dan kuning. Pada usia 4 bulan, ia sudah bisa membedakan semua warna pada spektrum, dan pandangannya sudah hampir seperti pandangan orang dewasa.

Bayi baru lahir senang melihat apa yang bisa mereka lihat – jadi tidaklah mengejutkan kalau mereka lebih tertarik pada desain-desain yang kontras, hitam putih. Mereka juga lebih cenderung tertarik pada motif tertentu, khususnya wajah.

“Secara naluriah, bayi-bayi tampaknya memiliki ketertarikan pada gambar wajah, khususnya untuk bentuk-bentuk oval dengan dua titik untuk menggambarkan mata dan satu garis untuk menggambarkan mulut,” ujar Dr. Lise Elliot, pengarang buku “What’s Going On In There? How The Brain and Mind Develop in The First Five Years of Life (Bantam 2000), dan seorang asisten profesor di jurusan Biologi dan Anatomi Sel di Chicago Medical School. “Selain itu, mereka menyukai motif yang kontras seperti motif catur atau target tembakan.”

Apakah Mainan Hitam Putih Lebih Memberikan Stimulasi?

Apapun yang senang dilihat bayi Anda akan menstimulasi pertumbuhan visualnya – dan kemungkinan besar ia akan menyukai motif hitam putih, khususnya pada dua bulan pertama. Jadi sangat baik bila Anda menemukan poster bermotif hitam putih yang menarik atau mainan berbunyi dengan motif yang kontras.

Tapi apakah bayi Anda rugi bila Anda tidak menyediakan barang bayi yang berwarna hitam putih? Tidak, ujar Dr. Elliot. “Tidak ada yang ajaib dari hitam putih,” ujarnya. Ia melihat bahwa benda apapun dengan desain yang kontras, apakah itu mainan, wajah, ataupun bayangan dari jeruji tempat tidur bayi, akan menarik perhatian bayi. “Pada dasarnya, jika bayi tidak menemukan mainan yang kontras, ia akan menemukannya di tempat lain, melalui stimulasi yang alamiah,” tambah Dr. Elliot.

“Bayi tidak akan mengalami kerugian apapun bila tidak diberi mainan-mainan hitam putih khusus,” ujar Penny Warner setuju. Dia adalah seorang instruktur pertumbuhan bayi di Diablo Valley College di San Ramon, California, dan pengarang dari 30 buku lebih untuk anak dan orangtua tentang pertumbuhan dan perawatan bayi, termasuk Smart Start For Your Baby (Meadowbrook Press, 2001). “Mainan terbaik untuk bayi adalah wajah orang tua,” ujar Warner. “Wajah bisa berubah-ubah, jadi ada kontras – di situlah anak Anda mulai mengembangkan persepsi.”

Dan jangan lupakan warna-warna cerah! Lagi pula, ujar Warner, sensitivitas terhadap warna berkembang dengan cepat. “Lebih banyak warna yang diperkenalkan, lebih cepat pula kemampuan bayi untuk membedakan kekontrasan pada warna.” ujarnya. Pada usia sekitar 4 bulan, anak Anda sudah bisa menikmati seluruh warna pada spektrum warna.

Menggunakan Warna Hitam Putih

Anak laki-laki kembar dari Karen Spring mempunyai mainan hitam putih favorit. Spring, dari Deptford, New Jersey, ingat bagaimana anaknya terpesona pada satu set kartu plastik pada gantungan kunci. “Kartu itu mempunyai motif hitam putih yang berbeda-beda, dan kedua anak saya senang memegangnya, menggoyangnya dan melihat motifnya,” ujarnya.

Anda dapat menggunakan daya tarik natural dari motif-motif kontras untuk mendorong anak Anda bermain.  Warner menyarankan untuk menggunakan mainan kecil, seperti mainan berbunyi (rattle), untuk membantu perkembangan ketajaman visual. “Gunakan mainan dengan ukuran segenggaman tangan sehingga tidak akan keluar dari jangkauan pandangan bayi Anda... pegang pada jarak sekitar 25 cm, dan pindahkan,” ujar Warner. “Tindakan ini akan membantu meningkatkan kemampuan anak Anda untuk mulai melacak dan mencari.”

Selain itu, mainan gantungan (mobile) juga sangat baik untuk bayi yang masih kecil. Warner menyarankan agar desain mainan gantungan cukup besar untuk dilihat bayi Anda dan diarahkan ke arah yang benar.

Dan jangan lupa, tidak ada satupun mainan yang bisa menandingi kasih sayang pengasuh. “Mainan terbaik adalah orang-orang nyata yang menatap ke mata bayi dan berbicara, berbisik, atau bernyanyi padanya, menyediakan campuran antara antara stimulasi visual, pendengaran, dan sosial,” ujar Dr. Elliot.

Tip Untuk Keamanan Mainan-mainan di Awal Hidup Bayi

Memilih:
  • Bacalah labelnya! Carilah label keamanan pada produk mainan dan patuhilah.
  • Mainan yang diperuntukkan anak di bawah 3 tahun harus cukup besar untuk menghindari bahaya tersedak dan tidak boleh memiliki bagian kecil yang bisa dilepas. Bila ragu-ragu, gunakan tes sederhana ini: bisakah mainan tersebut masuk ke tabung tisu toilet? Jika ya, berarti mainan itu terlalu kecil.
  • Anda harus ekstra hati-hati dengan mainan yang memiliki senar atau tali – bisa melilit di sekitar leher balita.
Membersihkan:
  • Mainan harus dibersihkan saat sudah kotor, saat bayi baru sembuh dari sakit, atau ketika bayi lain baru saja menggunakannya.
  • Anda harus selalu membersihkan mainan sesuai labelnya. Aturan umumnya sebenarnya adalah mainan dari kain bisa dicuci dengan air panas. Mainan plastik kecil dan tanpa baterai bisa dibersihkan di mesin pencuci piring. Jika mainan menggunakan baterai, bersihkan bagian luar dengan air dan sabun, lalu biarkan kering.
  • Setelah mainan plastik dibersihkan secara menyeluruh, sterilkan dengan menggunakan ¼ gelas pemutih yang dilarutkan dalam satu galon air. Celupkan mainan tanpa baterai ke dalam larutan, lalu biarkan kering. Mainan dengan baterai bisa dilap dengan larutan ini, lalu biarkan kering.
Merawat:
  • Periksalah mainan secara berkala untuk melihat apakah ada kerusakan. Mainan yang sudah rusak harus dibuang.
  • Bayi tumbuh besar, tapi mainan tidak. Anda harus selalu ingat mengenai batasan umur untuk mainan, khususnya untuk mainan-mainan yang digantung di tempat tidur bayi, yang harus dilepas dari tempat tidur bayi begitu mereka mulai bisa bangkit dan berdiri di atas tangan dan lututnya.
Oleh Alexandria Powell. Artikel ini dipersembahkan oleh:
iParenting




Member Tips

Always test the temperature of a bottle before offering to a baby. Microwaves are not recommended.

Alex - Midwife      

"