Huggies

Batita: Mengamuk

Toddler: Tantrums

Apa yang perlu diketahui mengenai amukan

Kenal dengan seseorang yang bisa berubah dari tidak apa-apa menjadi marah-marah dalam waktu yang sangat singkat? Bila Anda mempunyai seorang batita, Anda akan tahu pasti darimana istilah “terrible two” berasal – mengamuk! Mengamuk adalah akibat dari keterbatasan batita dalam menghadapi rasa frustrasi. Berita baiknya, ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mencegah sebagian dari amukan tersebut dan cara-cara untuk menghadapinya dengan lebih efektif jika memang akhirnya terjadi.

1. Apa yang menyebabkan amukan?

Mengamuk tidak terjadi karena batita keras kepala dan tidak patuh, atau karena Anda telah membesarkan anak yang mengerikan! Mengamuk terjadi karena batita belum belajar untuk menerima rasa frustrasi. Bila mereka ingin melakukan sesuatu tapi tidak bisa, mereka merasa dipenuhi oleh perasaan tidak berdaya dan ketidakpuasan. Amukan hanyalah pelepasan dari perasaan-perasaan tersebut. Mungkin sedikit membantu bila kita menyadari bahwa amukan adalah hal yang lumrah terjadi pada batita. Diperkirakan bahwa sebagian besar dari anak usia dua tahun mengamuk paling tidak sekali seminggu, yang bisa berlangsung dari 15 hingga 30 menit.

2. Mencegah amukan

Ada langkah-langkah tertentu yang dapat Anda ambil untuk mengurangi amukan. Berikut adalah beberapa teknik yang bisa membantu mencegah amukan anak anda berikutnya:

  • Batasi akses batita Anda ke mainan dan kegiatan yang menyenangkan tapi terlalu sulit untuk usianya.
  • Perhatikan apakah dia lelah dan pastikan anak Anda istirahat dengan cukup.
  • Lihatlah tanda-tanda terlalu banyak rangsangan dan bila mereka muncul, pindahkan anak ke kegiatan yang lebih tenang.
  • Sedapat mungkin, usahakan untuk mengurangi kata “tidak” dan “jangan”. Alih-alih mengatakan “tidak”, berikan pengalih perhatian dan alternatif lain: Tunjukkan bagaimana mencium bunga, alih-alih memetiknya, misalnya.

3. Melewati amukan

Amukan akan berakhir lebih cepat bila Anda membiarkannya. Sementara sedang berlangsung, batita Anda membutuhkan rasa ketenangan dari Anda untuk merasa aman. Jadi, ingatlah bahwa amukan itu ada gunanya. Dia merupakan pelepasan amarah yang disebabkan oleh perasaan frustrasi, bukan perlawanan.

Kadang batita perlu diberi waktu sendiri – tapi jangan sampai tidak kelihatan– dan hanya untuk waktu yang singkat. Di lain waktu, bisa membantu bila Anda memeluk anak yang sedang kesal itu dengan lembut dan penuh kasih sayang. Bila amukan terjadi di muka umum, ada baiknya batita Anda dibawa ke tempat yang lebih sepi dan tidak banyak orang sampat kemarahannya hilang.

4. Santai saja, Ma

Salah satu tantangan yang paling sulit adalah untuk tetap tenang di depan anak yang sedang marah-marah. Namun reaksi marah dari Anda hanya akan membuat amukan anak Anda bertambah hebat.

Saat kemarahannya mulai mereda, berikan keyakinan dan pujian untuk keberhasilannya mendapatkan kontrol kembali. Cobalah untuk melupakan kekesalan tadi dan katakanlah hal-hal yang menyenangkan untuk menghiburnya. Semakin stabil dan positif Anda selama dan setelah amukan, semakin mudah bagi anak Anda untuk mengontrol luapan kemarahannya di masa yang akan datang.





Expert Tips

from -

You may find yourself without any changing facilities so you do need to be adaptable and think on the run.