Huggies

Beradaptasi Dengan Datangnya Bayi Anda

Adapting to Baby
Minggu-minggu pertama dengan bayi Anda mungkin akan terasa seperti tiupan angin kencang yang penuh dengan pengalaman-pengalaman baru and emosi seiring dengan proses pembelajaran Anda dalam menghadapi tuntutan-tuntutan baru. Berikut adalah beberapa tips mengenai bagaimana mempersiapkan dan menangani bayi baru lahir Anda selama masa ini.

Merawat Bayi Anda

Sebagai orang tua baru, adalah wajar untuk merasa cemas atau gugup saat dihadapkan pada suatu tanggung jawab baru. Anda dan pasangan mungkin telah mendaftar untuk mengikuti pelatihan ketrampilan menjadi orang tua dimana para perawat akan menunjukkan bagaimana caranya memandikan, memberi makan/menyusui, dan merawat bayi Anda.

Anda harus mengambil alih tanggung jawab merawat bayi Anda sesegera mungkin Anda mampu. Hal ini akan membantu Anda membangun ikatan dengan bayi Anda. Ikatan yang erat antara Anda dan bayi juga akan memberi Anda kesempatan untuk mengenali watak dan kebutuhan-kebutuhannya.

Ada baiknya bila Anda mendapatkan orang untuk membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga sementara Anda dan suami berkonsentrasi dalam merawat bayi. Doronglah suami Anda untuk berpartisipasi dalam merawat bayi karena ini adalah awal dari hubungan antara ayah dan anak.

Mengatasi Emosi Anda Sendiri

Sebagian Ibu akan langsung merasakan kedekatan dengan bayinya setelah melahirkan, sementara yang lainnya mungkin memerlukan waktu yang lebih lama.

Jangan merasa bersalah bila Anda memerlukan waktu untuk membentuk ikatan dengan bayi Anda atau bila Anda pernah menyesali bahwa masa-masa bebas telah usai. Perasaan-perasaan ini normal, jadi jangan terlalu memikirkannya. Sebaliknya, berkonsentrasilah pada kehidupan baru yang sedang Anda bina.

Walaupun demikian, sangat disarankan untuk membagi perasaan dengan pasangan, orang-orang terdekat, dan teman-teman, karena Anda mungkin menemukan bahwa orang lain pun pernah mengalami hal yang sama.

Anda akan merasa tenang bahwa apa yang Anda rasakan juga dialami oleh ibu-ibu baru lainnya.

Sebagian wanita merasakan mood yang berubah-ubah selama masa-masa ini, atau yang biasa disebut dengan baby blues pasca melahirkan. Mereka akan menangis tanpa alasan yang jelas atau merasa tertekan selama beberapa hari.

Perubahan tiba-tiba pada kadar hormon, masa anti klimaks setelah melahirkan, dan rasa lelah karena proses persalinan yang panjang atau berkepanjangan mungkin menjadi salah satu faktor munculnya sindrom ini.

Kabar baiknya adalah baby blues pasca melahirkan akan menghilang. Akan tetapi, jika perasaan itu tetap ada dan Anda merasa tidak mampu menghadapi bayi dan tuntutan keluarga Anda, berkonsultasilah dengan dokter yang akan memberikan obat atau menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan psikiater.

Menjadi Sebuah Keluarga

Datangnya bayi Anda akan membawa banyak perubahan dalam hidup Anda. Hubungan dalam keluarga akan berubah juga.

Betapapun jungkir baliknya hidup Anda kelihatannya pada saat ini, coba luangkan waktu untuk suami Anda. Seringkali, seorang Ayah akan merasa terperangkap dalam emosi-emosi yang bertentangan.

Dia mungkin merasakan kebanggaan yang luar biasa dan menjadi lebih protektif terhadap bayi Anda. Di lain pihak, ia mungkin juga merasa menyesal bahwa masa-masa bebasnya telah usai. Ia juga mungkin akan merasa gugup dalam merawat bayi.

Akan tetapi, sang Ayah akan merasa lebih percaya diri dan tidak terlalu cemas bila Anda melibatkannya dalam perawatan bayi Anda. Begitu Anda berdua lebih mengenal bayi Anda, Anda dan suami akan merasa nyaman dalam rutinitas baru.

Ibu Anda dan Ibu mertua Anda adalah sumber sumber yang baik untuk meminta saran dan bantuan. Karena telah merawat anak-anak mereka, mereka adalah gudang pengalaman yang bisa Anda manfaatkan.





Expert Tips

from -

Have a small box of toys or a book, and interesting, safe objects for your baby to hold and look at during a diaper change.