Huggies

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Sebagian besar kehamilan akan berlanjut tanpa ada masalah apa-apa. Akan tetapi, sebagian kecil kehamilan mengalami komplikasi. Kami berusaha mengidentifikasi beberapa komplikasi yang umum dialami dan memberikan keterangan singkat mengenainya. Bila Anda membutuhkan lebih banyak informasi atau nasihat, Anda harus menghubungi dokter Anda.

Kehamilan Ektopik

Suatu kehamilan di luar rahim terjadi apabila telur yang dibuahi melekat pada saluran Fallopii, bukannya di dalam rahim. Hal ini jarang terjadi, tapi apabila dibiarkan akan menghasilkan konsekuensi yang serius. Bila kondisi ini tidak terdeteksi di awal kehamilan, saluran Fallopii Anda bisa robek. Paling tidak, hal ini dapat menyebabkan masalah bagi kesuburan Anda di kemudian hari atau bisa menjadi situasi yang membahayakan jiwa.

Gejala

Bila Anda mengalami salah satu dari gejala-gejala di bawah ini, segeralah minta pendapat medis.
  • Rasa sakit sedang sampai parah yang dimulai dari satu sisi perut Anda. Rasa sakit ini mungkin menyebar ke seluruh perut Anda
  • Pendarahan ringan sampai berat
  • Mual-mual dan muntah
  • Perasaan lemah, pusing dan pingsan.

Diagnosis

Bila dokter Anda mencurigai kehamilan ektopik, beliau akan memerintahkan dilakukannya beberapa tes.
  • Tes Darah – untuk mengukur tingkat hCG. Bila tingkat hCG Anda tidak meningkat atau menurun, hal ini bisa menandakan adanya kehamilan tidak wajar.
  • Ultrasound – tes ini akan memperlihatkan apakah kantong gestasi tampak di rahim atau apakah kehamilan terjadi di saluran Fallopii Anda.
  • Laparoskopi – ini merupakan alat diagnostik yang paling utama karena membantu dokter Anda untuk melihat secara langsung saluran Fallopii Anda.

Pengobatan

Sayangnya, kehamilan ektopik biasanya melibatkan pengangkatan janin dengan operasi. Semua usaha dilakukan untuk meyakinkan bahwa kesuburan Anda tidak terganggu, walaupun hal ini tidak selalu dapat dilakukan. Anda mungkin perlu melakukan tes darah lanjutan dan mengunjungi dokter Anda untuk meyakinkan bahwa semua jaringan yang terbentuk pada saat kehamilan sudah terangkat.

Biasanya setelah terjadinya kehamilan di saluran Fallopii, pada kehamilan berikutnya disarankan untuk melakukan tes ultrasound awal di sekitar 6-8 minggu untuk menentukan letak kantong gestasi.

Selain kehilangan bayi Anda, Anda mungkin juga mengalami tekanan emosional akibat berkurangnya kesuburan Anda. Anda dan suami mungkin akan menghadapi hal ini dengan cara yang berbeda dan Anda mungkin ingin berkonsultasi dengan yang berkompeten.

Untuk informasi lebih lanjut

Diabetes Pada Saat Kehamilan (Gestational Diabetes)

Selama kehamilan, tubuh Anda memproduksi berbagai hormon. Kadang hormon-hormon tersebut dapat mengurangi kerja insulin yang diproduksi tubuh Anda sehingga Anda akan terkena diabetes pada saat hamil. Sebagai akibat dari diabetes pada kehamilan, bayi Anda bisa lahir dengan kadar gula darah yang rendah, sehingga pada umumnya akan segera diberi tindakan sesudah persalinan. Ada bukti yang mendukung bahwa wanita yang terkena diabetes pada saat hamil melahirkan bayi yang lebih besar dan lebih berat dibandingkan dengan wanita yang tidak menderita kondisi ini. Akibatnya, ada kemungkinan Anda lebih membutuhkan operasi Caesar, walaupun tidak selalu begitu.

Gejala

Apabila Anda menunjukkan gejala-gejala ini, Anda mungkin menderita diabetes pada kehamilan:
  • Rasa lapar dan haus yang berlebihan
  • Berulangkali buang air kecil (terutama di trimester ke-2, dimana keluhan ini seharusnya sudah agak berkurang)
  • Peningkatan tekanan darah
  • Infeksi vagina yang berulang

Diagnosis

Uji kadar gula darah rutin atau uji toleransi glukosa dilakukan pada semua wanita di usia kehamilan 24-26 minggu. Bila Anda menunjukkan hasil yang tidak normal, Anda akan diminta untuk melakukan tes-tes tambahan.

Pengobatan

  • Dengan berkonsultasi dengan seorang ahli gizi, Anda akan diajarkan bagaimana mengontrol kadar gula Anda dengan mengatur apa yang Anda makan
  • Selain itu, Anda akan diharuskan melakukan tes darah pada waktu-waktu yang telah ditentukan dalam sehari untuk mengetahui kadar gula darah Anda
  • Bila perubahan makanan tidak berhasil mengontrol diabetes pada kehamilan Anda, maka Anda mungkin membutuhkan suntikan insulin sepanjang kehamilan Anda
  • Diabetes jenis ini biasanya sembuh setelah kelahiran bayi Anda.

Keguguran & Bayi Lahir Meninggal (Stillbirth)

Istilah keguguran digunakan untuk menjelaskan kehilangan bayi sebelum usia kehamilan 20 minggu dan istilah bayi lahir meninggal digunakan untuk menjelaskan kehilangan bayi setelah usia kehamilan 20 minggu.

Secara statistik, sebagian besar keguguran terjadi di 12 minggu pertama kehamilan dan biasanya disebabkan oleh adanya abnormalitas janin.

Keguguran di usia kehamilan lanjut sering disebabkan oleh serviks yang tidak kuat, yang sudah mulai melebar jauh sebelum waktu yang diharapkan. Insufisiensi plasenta juga menyebabkan keguguran di usia kehamilan lanjut. Hal ini terjadi apabila plasenta Anda gagal menyalurkan cukup oksigen dan nutrisi bagi bayi Anda yang sedang berkembang.

Gejala

  • Bercak-bercak atau pendarahan dari vagina
  • Kram perut dari sedang sampai parah
  • Rasa pusing
  • Demam tinggi

Diagnosis

Dokter Anda mungkin akan memerintahkan Anda untuk melakukan test ultrasound untuk menentukan kesehatan bayi Anda. Tesnya dapat berupa ultrasound internal atau eksternal, tergantung dari tahap kehamilan Anda.
Mereka juga mungkin melakukan tes darah untuk menentukan kadar hormon Anda.

Pengobatan

Kemungkinan tidak ada yang perlu dilakukan apabila keguguran Anda terjadi di awal kehamilan, karena kemungkinan besar tubuh Anda akan membuang isi rahim secara alamiah. Akan tetapi, apabila hal ini tidak terjadi secara alamiah, mungkin perlu dilakukan prosedur operasi yang lazim disebut kuret (Dilation and Curettage, D&C), untuk membuang sisa-sisa kehamilan dari rahim.

Apabila Anda memiliki serviks yang tidak kompeten, hal ini mungkin diatasi dengan membuat jahitan di serviks untuk mencegahnya membuka lebih lanjut.

Walaupun sebagian besar wanita tidak mengalami dampak fisik jangka panjang karena keguguran, dampak emosional yang ada jangan diabaikan. Anda dan suami mungkin menghadapi kehilangan bayi Anda dengan cara yang berbeda dan mencari bantuan melalui konsultasi mungkin bisa bermanfaat untuk Anda.

Obstetric Cholestasis

Obstetric Cholestasis merupakan kondisi yang jarang terjadi di kehamilan dan ditandai dengan rasa yang sangat gatal pada ibu. Hati yang berfungsi normal menghasilkan cairan empedu yang bergerak di sepanjang usus dan membantu proses pencernaan makanan. Pada penderita Obstetric Cholestasis, tingkat keasaman cairan empedu meningkat dan menyebabkan toksin atau racun memasuki darah ibu dan menyebabkan timbulnya gejala-gejala seperti di bawah ini. Penting untuk mengidentifikasi kondisi ini karena dapat berdampak serius bagi kesehatan bayi Anda, terutama setelah kehamilan 36 minggu.

Gejala

  • Rasa sangat gatal, terutama di telapak tangan dan telapak kaki. Bisa saja ini merupakan satu-satunya gejala yang terasa
  • Rasa gatal biasanya lebih terasa di malam hari.
  • Rasa gatal dapat menyebar ke seluruh tubuh
  • Tubuh menjadi kuning
  • Urin berwarna gelap
  • Faeces berwarna pucat
  • Gejala ini bisa menjadi lebih terasa pada kehamilan-kehamilan berikutnya

Diagnosis

  • Seringkali harus melalui proses eliminasi
  • Tes darah yang harus meliputi tes asam cairan empedu dan tes fungsi hati
  • Bila pada awalnya hasil tes negatif tapi rasa gatal tetap terasa, tes-tes tersebut harus diulang.

Pengobatan

  • Sedikit sekali yang bisa dilakukan untuk mengobati kondisi ini. Beberapa wanita melaporkan bahwa mereka merasa lebih baik dengan melakukan terapi homeopathy.
  • Kemungkinan besar kelahiran akan diinduksi pada usia kehamilan 36-38 minggu untukt memberikan kemungkinan teraman bagi persalinan bayi Anda.
  • Setelah kelahiran bayi Anda gejala akan menghilang dengan cepat dan fungsi hati Anda akan kembali normal. Akan tetapi Anda harus melakukan tes darah lanjutan untuk mengkonfirmasinya.
Untuk informasi lebih lanjut,
  • Itchy Momsadalah sebuah kelompok support online dan sumber informasi.
  • Placenta Praevia

    Placenta Praevia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan ketika plasenta Anda terletak di bagian bawah rahim. Banyak wanita diberitahu di awal kehamilan bahwa plasenta mereka berada di bawah, tapi di 95% kasus, plasenta akan berpindah secara alamiah ke bagian atas rahim di paruh kedua kehamilan.

    Ada beberapa tingkat keparahan dari kondisi ini dan hal ini akan menentukan tindakan yang akan dilakukan dokter Anda:
    • Praevia penuh – terjadi ketika plasenta Anda menutupi seluruh serviks
    • Praevia sebagian – terjadi ketika serviks Anda tertutup sebagian.
    • Marginal Praevia – terjadi ketika plasenta Anda hanya menyentuh serviks Anda.
    Bila plasenta Anda menutupi penuh atau sebagian dari serviks Anda, tidak dimungkinkan untuk melahirkan bayi Anda secara normal melalui vagina.

    Gejala

    Anda mungkin sudah mengetahui kondisi Anda sebelum ada gejala yang tampak.
    • Anda mungkin mengalami pendarahan secara spontan di awal proses kelahiran.
    • Pendarahan ini biasanya tidak menyebabkan rasa sakit dan dapat disebabkan oleh kegiatan mengangkat, bersin dan batuk atau hubungan seksual.
    • Kapan saja Anda mengalami pendarahan di sepanjang kehamilan, Anda harus mencari pendapat medis.

    Diagnosis

    Placenta Praevia biasanya diidentifikasi pada saat tes ultrasound rutin. Pemeriksaan internal harus dihindari karena dapat mengakibatkan lebih banyak perdarahan.

    Pengobatan

    Tergantung dari keparahan kondisi Anda, Anda mungkin akan disarankan untuk
    • Berhati-hati dengan kegiatan fisik Anda
    • Beristirahat yang cukup
    • Ultrasound lanjutan akan dilakukan pada kehamilan minggu 28-34 untuk melihat apakah plasenta Anda telah berpindah
    • Mungkin akan disarankan untuk istirahat total (bed rest)
    • Mungkin akan disarankan untuk dirawat di Rumah Sakit dan Anda dan bayi Anda akan dipantau terus
    • Kemungkinan besar kelahiran bayi Anda akan dilakukan melalui operasi caesar. Semua usaha akan dilakukan untuk menunda kelahiran sampai setelah minggu ke-37 dari kehamilan Anda.
    Untuk informasi lebih lanjut

    Pemisahan Plasenta

    Hal ini terjadi apabila plasenta Anda berpisah atau lepas dari rahim Anda. Anda akan mengalami perdarahan hebat di dalam rahim atau keluar dari vagina dan bayi Anda akan mengalami kekurangan oksigen dan nutrien. Walaupun kondisi ini jarang terjadi, akibatnya sangat serius.

    Gejala

    • Kontraksi di rahim
    • Rasa sakit di perut dan rasa sensitif
    • Kesulitan (distress) bagi janin
    • Anda mungkin menunjukkan gejala-gejala shock
    • Pendarahan internal atau melalui vagina

    Diagnosis

    Pemisahan plasenta biasanya dikonfirmasi dengan menggunakan peralatan ultrasound.

    Pengobatan

    Kemungkinan besar Anda akan dirawat di Rumah Sakit dan Anda dan bayi Anda akan dipantau terus.
    Kemungkinan bayi Anda akan dikeluarkan dengan operasi caesar.

    Pre-eclampsia

    Pre-eclampsia adalah kondisi yang serius dalam kehamilan dan apabila tidak ditangani akan mengakibatkan kegagalan plasenta dan eclampsia. Eclampsia dapat menyebabkan kejang (seizure) pada ibu, koma dan kemungkinan kematian. Jarang kondisi Anda dapat mencapai tahap ini karena dokter maupun bidan Anda seharusnya dapat membaca tanda-tanda awal pada saat pemeriksaan rutin Anda.

    Gejala

    • Pembengkakan tangan, kaki dan muka yang tiba-tiba dan parah
    • Tekanan darah tinggi
    • Sakit kepala
    • Rasa pusing
    • Demam
    • Rasa mudah marah
    • Penglihatan kabur
    • Berkurangnya pengeluaran urin
    • Rasa sakit di perut

    Diagnosis

    Kemungkinan besar dokter atau bidan Anda akan menangkap tanda-tanda awal pada saat pemeriksaan rutin kehamilan Anda dengan memeriksa
    • Tekanan darah Anda
    • Kandungan protein dalam urin Anda
    Pre-eclampsia dapat terjadi secara tiba-tiba, sehingga Anda harus mengenali gejala-gejalanya dan memberi tahu dokter Anda sesegera mungkin bila Anda mencurigai ada yang tidak biasa

    Pengobatan

    • Apabila kondisi Anda ringan, Anda akan diminta untuk beristirahat
    • Mungkin diberi obat-obatan
    • Mungkin dirawat di Rumah Sakit
    • Mungkin perlu melahirkan bayi Anda lebih awal dengan operasi caesar.
    Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi
  • Pre-eclampsia Research Laboratories

  • Kelahiran prematur

    Apabila bayi Anda dilahirkan sebelum minggu 37 dari kehamilan, maka hal ini dianggap sebagai kelahiran prematur.

    Sebagian besar bayi prematur akan mengalami beberapa komplikasi sebagai akibat dari perkembangan yang belum sempurna; akan tetapi, dengan perawatan yang diberikan oleh tenaga professional, tingkat keberhasilan hidup bayi prematur terus membaik.

    Melahirkan bayi secara prematur tidak saja melelahkan secara fisik, tapi juga secara emosional. Sebagian besar ibu dan ayah yang pernah mengalaminya menyarankan untuk mencari dukungan sebanyak mungkin.

    Masalah Faktor Rhesus

    Hal ini biasanya mempengaruhi kehamilan kedua dan selanjutnya, bukan kehamilan pertama. Komplikasi dapat terjadi bila Anda dan suami memiliki faktor Rhesus yang berbeda dalam darah. Faktor Rhesus Anda akan diperiksa pada pemeriksaan darah rutin pada awal kehamilan. Bila Anda memiliki Rh negatif (Rh-) maka penting untuk memeriksa faktor Rhesus suami Anda, apakah dia memiliki faktor yang sesuai atau tidak. Bila suami Anda adalah Rh positif (Rh+), kemungkinan bayi Anda juga akan memiliki Rh+ dan hal ini tidak sesuai dengan golongan darah Anda. Tubuh Anda akan membuat antibodi untuk melawan invasi asing bila darah Anda kontak dengan darah bayi Anda (hal ini biasanya terjadi pada persalinan bayi pertama Anda).

    Kehamilan-kehamilan Anda berikutnya akan berpotensi mengalami komplikasi karena tubuh Anda akan berusaha untuk melawan sel darah merah bayi Anda.

    Pengobatan

    Untungnya, masalah faktor Rhesus dapat diatasi dengan mudah.

    Bila Anda adalah Rh- Anda akan secara rutin diberi injeksi anti-D, yang menghancurkan antibodi yang telah berkembang di aliran darah Anda setelah kehamilan pertama

    Untuk kehamilan-kehamilan berikutnya Anda akan diperiksa untuk melihat apakah tampak adanya antibodi di tes darah awal Anda. Anda mungkin juga akan melakukan tes darah rutin sepanjang kehamilan Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak membentuk antibodi lagi.

    Kapan Anda Harus Menghubungi Dokter Anda?

    Bila Anda mengalami satu atau lebih dari gejala-gejala di bawah ini, Anda harus menghubungi dokter Anda secepatnya dan meminta pendapatnya. Bila dokter Anda tidak dapat dihubungi, Anda harus mempertimbangkan pergi ke bagian gawat darurat terdekat atau memanggil ambulans.
    • Pendarahan dari vagina atau pegeluaran cairan vagina yang berbeda dari biasanya
    • Bila Anda mencurigai adanya pengeluaran cairan ketuban
    • Sakit kepala yang parah dan sering terjadi
    • Bila pengeluaran urin menyebabkan rasa sakit atau rasa seperti terbakar
    • Muntah atau mual yang parah dan selalu terjadi
    • Sakit atau kram di bagian perut
    • Rasa pusing atau pingsan yang kerap terjadi
    • Apabila penglihatan Anda terasa kabur, seperi ada sinar putih atau sinar putih yang berpendar-pendar atau merasa seperti ada titik-titik di mata Anda
    • Pembengkakan tiba-tiba di tangan, kaki dan muka Anda
    • Bila Anda mengalami cedera di bagian perut
    • Bila Anda merasakan berkurangnya gerakan bayi Anda secara dramatis
    • Demam tinggi, di atas 38º Celsius dengan pengukuran suhu melalui mulut
    • Gejala apa saja yang membuat Anda khawatir dan membutuhkan pendapat medis




    Member Tips

    It seems that the introduction of lumpy foods at around nine months can reduce the chances of fussy eating habits later.

    Leanne Cooper       

    "