Huggies

Bermain Di Saat Bayi Anda Tumbuh

Play as your baby grows
Bermain adalah cara anak mempelajari tentang dunia di sekelilingnya. Artikel ini membahas tentang bermain dan perkembangan sejak lahir hingga usia 2 tahun. Artikel ini akan menyelami bagaimana anak dari berbagai usia bermain dan juga menjelaskan bagaimana memilih peralatan bermain yang sesuai.

Usia 0-6 Bulan

Pada bulan-bulan pertama, panca indera bayi belum sepenuhnya berkembang. Ia hanya bisa melihat benda dengan jarak 20 - 35 cm dari dirinya. Ia menikmati bunyi-bunyian dan musik yang lembut, bisikan dan senandung Anda.

Pada usia 3-6 bulan, anak Anda bisa menghisap jarinya dan mengenggam mainan yang diletakkan di tangannya. Ia juga mulai bisa meraih mainan dan memindahkannya dari tangan yang satu ke yang lain.

Sediakan mainan yang besar, berwarna-warni, dan penuh bunyi-bunyian dan musik dan lebih baik lagi jika bergerak, seperti mainan gantung. Mainan-mainan pada tahap ini juga harus aman bila digigit.

Usia 6-12 Bulan

Pada usia sekitar 9 bulan, bayi akan menyadari bahwa benda-benda akan tetap ada walaupun mereka tidak melihatnya. Anda bisa menyembunyikan mainan favoritnya di bawah selimut dan ia akan mengangkatnya dan sim sala bim, ia menemukannya!

Anak Anda akan tambah bisa bergerak – merangkak, bangkit berdiri dan merambat pada furnitur. Ia juga akan semakin mahir menggunakan tangannya, mengambil apa saja yang ia temukan di lantai dan memasukkannya ke dalam mulut.

Bola adalah mainan favorit pada tahap ini. Ia bisa merangkak mengejarnya, melemparnya, dan melihatnya jatuh dan memantul.

Sejak usia 9 bulan, ia akan mulai menyukai memisah-misahkan bentuk, yang akan menguji kemampuannya memecahkan masalah, mainan telepon yang ia gunakan untuk meniru. Ia juga mulai bisa menumpuk balok dengan sederhana saat ia mendekati usia 12 bulan.

Ketika ia mulai berjalan, ia akan senang pada mainan yang bisa didorong ketika ia bersandar padanya dan melangkah ke depan.

Usia 12-24 Bulan

Ia akan menjelajahi seluruh penjuru rumah. Tangannya juga sudah lebih bisa berkoordinasi, ia bisa mencorat-coret gambar dan mulai memilih mainannya. Dalam bermain ia menjadi lebih eksperimental – apa yang akan terjadi bila saya menjatuhkan mangkuk ini?

Dirinya yang penuh rasa ingin tahu akan memotivasinya untuk mencoba hal-hal berulang-ulang untuk dapat menguasainya. Saat ia masuk di usia 24 bulan, ia akan terus menguji kemampuannya dan menuntut untuk dianggap mandiri. Ia akan mulai mengamuk saat ia mulai memberitahu Anda apa yang dipikirkannya!

Pada usia ini, cara bermain anak lebih aktif. Ia akan menjadi peniru orang tua dalam kehidupan sehari-hari. Ia akan menyukai permainan yang melibatkan kegiatan fisik.

Sediakan mainan untuk ditarik dan didorong anak. Berikan mainan balok-balok besar karena tangannya sudah lebih terkoordinasi dan mulai bisa menyusun secara lebih efektif. Berikan banyak krayon dan kertas untuk mulai mencorat-coret.

Sediakan anak Anda area bermain yang aman dimana ia bisa memanjat, bersembunyi, meluncur, dan mempraktekkan semua kemampuan motorik kasarnya.

Mainan puzzle akan menarik di tahap ini, karena ia akan lebih mampu memecahkan masalah dan belajar dengan cara mencoba-coba. Membuat musik melalui instrumen kecil akan sangat menyenangkan baginya karena mereka mulai belajar mengenai ritme dan nada.

Peran Orang Tua

Orang tua adalah teman bermain terbaik untuk anak. Anak yang kreatif biasanya adalah hasil dari orang tua yang ikut melibatkan diri dalam proses bermain anak-anaknya. Orang tua harus ikut serta dan bermain di level anak-anak. Saat bermain sehari-hari adalah cara yang sangat baik untuk membina ikatan dengan anak Anda.

Informasi ini dipersembahkan oleh KK Hospital – Rumah Sakit Ibu dan Anak terkemuka di Singapura. Kunjungi www.kkh.com.sg untuk informasi lebih lanjut.




Expert Tips

from -

Make reading fun. Let your child interrupt, ask questions and tell you the story if they know it.